Latar Belakang, Penyebab, dan Pengertian Kolonialisme

Latar Belakang, Penyebab, dan Pengertian Kolonialisme. Kali ini adalah artikel yang masih terkait dengan dua artikel sebelumnya, karena disini saya akan sedikit menjelaskan dan mengupas habis mengenai kata-kata yang berakhiran -isme. Sebenarnya kolonialisme merupakan tanda berakhirnya abad pertengahan di Eropa ditandai dengan jatuhnya Konstatinopel ketangan Turki Utsmani.

Tetapi disini saya akan menceritakan secara umum mengenai kolonialisme. Tentang bagaimana sejarah awal mula kolonialisme muncul, penyebab munculnya kolonialisme, dampaknya teradap dunia, dan lainnya terkait dengan kolonialisme. Oke langsung saja berikut penjelasannya..
Latar Belakang, Penyebab, dan Pengertian Kolonialisme, apa itu kolonialisme, penjelasan kolonialisme.

Pengertian


Kolonialisme merupakan sebuah kata yang memiliki arti Pemukiman, dimana sebuah negara melakukan penguasaan terhadap negara-negara lain yang lebih lemah guna menguasai kekayaan sumber daya alam yang dimiliki oleh negara tersebut. 

Hampir sama dengan pengertian Imperialisme pada artikel sebelumnya, namun tetap berbeda dengan arti kolonialisme. Pembeda diantara kedua hal tersebut adalah Imperialisme lebih bersifat politik keseluruhan yang artinya sebuah negara memaksakan pengaruhnya kepada negara yang dikuasainya, meliputi bidang ekonomi, sosial, pemerintah, bahkan agama.

Sedangkan kolonialisme lebih bersifat politik sebagian untuk menguasai seluruh kekayaan negara yang dikuasainya. Artinya negara yang dikuasai kekayaannya diambil oleh negara penguasa, hal ini akan menyebabkan perbedaan kelas yang sangat jauh. Jika negara yang dikuasai sangat miskin dan susah tapi negara penguasa akan makmur dan kaya dengan kekayaan rampasannya.

Latar Belakang


Munculnya kolonialisme dimulai sejak Konstatinopel jatuh dari tangan Romawi Timur ke tangan Kesultanan Turki Utsmani pada tahun 1453. Kejatuhan Konstatinopel menandai berakhirnya Kekaisaran Romawi yang telah berdiri hampir 1.500 tahun lamanya dan menandai berakhirnya Abad Pertengahan. 

Setelah Kesultanan Utsmani menguasai Konstatinopel, jalur perdagangan antara Eropa dengan Asia menjadi terputus. Hal ini merupakan dampak dari kebijakan Utsmaniyah dimana seluruh kapal dagang dari Eropa dilarang melintasi wilayah Konstatinopel. Beberapa tahun terakhir setelahnya, Eropa memasuki era kegelapan dimana kehidupan disana sangat susah dikarenakan perekonomian yang sulit dan terputusnya jalur Eropa-Asia.

Latar Belakang, Penyebab, dan Pengertian Kolonialisme, apa itu kolonialisme, penjelasan kolonialisme.
Saudagar atau para pedagang Eropa kemudian mulai mencari jalan lain untuk menuju ke Asia. Orang pertama yang melakukan ekspedisi adalah Vasco Da Gama asal Portugal, Ia berhasil menemukan jalur lain dari Eropa ke Malabar, India pada tahun 1497-1499. Rute yang dipilih adalah melalui Tanjung harapan di Afrika - kemudian mengelilingi Afrika sampai bagian timur (Mombasa & Malindi) - perjalanan dilanjutkan hingga sampai ke India.

Selain Da Gama terdapat orang pertama yang berhasil menemukan benua Amerika yaitu Christopher Colombus yang lahir Italia. Ia mengira Kepulauan Karibia, Amerika adalah India, Asia yang ditemukan oleh Vasco Da Gama tetapi tanah yang diinjaknya merupakan daerah baru yang belum pernah ditemukan sebelumnya.

Alhasil, daerah-daerah baru ini langsung menjadi kabar baik di seluruh Eropa. Kemudian bangsa Eropa mulai berdatangan ke daerah-daerah baru tersebut ditandai dengan semakin banyaknya penjelajah seperti Amerigo, Xaverius, James Cook, dll. 

Daerah yang berhasil ditemukan oleh bangsa Eropa kemudian diduduki dan dibentuk sebuah koloni sebagai pertahanan apabila terdapat bangsa lain yang ingin merebut daerahnya. Kolonialisme akan dimulai sejak era ini, berbagai macam kebutuhan untuk Eropa diperoleh dari daerah Asia-Afrika. Paksaan terhadap penduduk pribumi untuk menyediakan berbagai macam kekayaan alam seperti rempah-rempah akan terus dilaksanakan.

Sejak era penjelajahan samudera kehidupan di Eropa menjadi berubah, masyarakat Eropa meyakini ini merupakan sebuah transisi dari Abad Pertengahan ke Abad Modern. Kolonialisme terus berlanjut sampai Abad ke-20 dan berkembang menjadi lebih modern dengan kebijakan yang lebih kompleks.

Dalam perkembangannya kolonialisme dibagi menjadi tiga bagian yang pertama, kolonialisme dari abad ke-15 sampai abad ke-18 (Revolusi Industri). Kedua, kolonialisme dari abad ke-18 sampai abad ke-19. Ketiga, kolonialisme dari abad ke-19 sampai abad ke-20 (Perang Dunia 1).


Penyebab Munculnya Kolonialisme


Kolonialisme tidak begitu saja muncul dan berkembang, tetapi terdapat beberapa faktor yang menyebabkan kolonialisme dapat terjadi dan mampu mempengaruhi perkembangan dunia. Untuk itu berikut beberapa penyebab munculnya kolonialisme :

Mencari jalur lain untuk menuju Asia, seperti yang sudah dijelaskan dalam latar belakang bahwa motivasi awal bangsa Eropa melakukan penjelajahan adalah untuk mencari jalur alternatif menuju daratan Asia. Hal ini justru membuat sejarah baru dengan ditemuinya beberapa daerah di Asia-Afrika-Amerika.

Zaman Kegelapan, setelah jalur Eropa-Asia ditutup oleh Kesultanan Utsmani yang berhasil menguasai Konstatinopel. Bangsa Eropa mengalami fase dimana mereka sangat kesulitan untuk bergerak maju dalam perekonomian karena target dagang mereka berada di Asia.

Keinginan Menelusuri Daerah baru, daerah baru diperlukan oleh bangsa Eropa untuk memperoleh sumber bahan baku yang akan diperdagangkan di wilayah Eropa, dengan ini bangsa Eropa mampu menghidupkan kembali perekonomian setelah lama terpuruk.

Memperoleh Kejayaan, tujuan bangsa Eropa melakukan kolonialisme adalah untuk memperoleh kejayaan. Keinginan bangsa Eropa kembali menguasai dunia diwujudkan dengan sistem kolonialisme, karena kolonialisme mampu memberikan apa yang dibutuhkan oleh negara-negara di Eropa.


Pandangan Para Ahli tentang Kolonialisme


Andre Gunder Frank. 
Kolonialisme adalah pemindahan kekayaan suatu negara terjajah ke negara induk/penguasa yang menyebabkan keterlambatan negara terjajah untuk berkembang dalam hal perekonomian.

Rochmandi, 1993. 
Kolonialisme merupakan sistem politik yang dijalankan suatu koloni, suatu daerah jajahan, atau sebagian dari imperium. 

Loomba. 
Kolonialisme adalah wujud implikasi antara perjumpaan manusia dalam bentuk penaklukan yang mendominasi.

Allan Bullock, 1986. 
Kolonialisme merupakan sebuah implementasi yang berdasarkan hukum dan caranya yang radikal kepada negara-negara jajahannya.

0 comments