Peran Indonesia di Dunia Internasional

Peran Indonesia di Dunia Internasional. Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, Letak Indonesia diapit oleh dua Samudera (Hindia, Pasifik) dan terletak di dua Benua (Asia, Australia). Jika kita sebagai warga negaranya mampu memaksimalkan kelebihan ini, bukan tak mungkin kita mampu menjadi negara yang lebih maju dan lebih berperan dalam dunia Internasional. 

Meskipun Indonesia saat ini termasuk kedalam golongan negara berkembang, Indonesia mampu memiliki peran yang sangat signifikan di dunia Internasional. Terlebih lagi peran besar Indonesia bagi negara-negara sekitar. Dengan penduduk lebih dari 200 juta jiwa pasti Indonesia mampu menjadi negara yang lebih berperan dalam kemajuan dunia. Untuk itu, berikut peran Indonesia yang tidak bisa dilupakan oleh dunia :
perang indonesia di dunia internasional, apa saja peran indonesia di dunia, misi indonesia untuk dunia, sebutkan peran indonesia di dunia, dafat peran indonesia untuk internasional, peran indonesia untuk internasional

Pendiri ASEAN


ASEAN merupakan kepanjangan dari Association of Southeast Asian Nations adalah sebuah organisasi yang menghimpun negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Indonesia sendiri merupakan salah satu dari lima negara pendiri yang kontribusinya tidak mungkin dilupakan. Dengan wakil dari Indonesia yaitu Adam Malik.

Didirikan di Bangkok, 8 Agustus 1967 berdasarkan Deklarasi Bangkok, organisasi ini bertujuan untuk  meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan pengembangan kebudayaan negara-negara anggota, memajukan perdamaian di kawasan Asia Tenggara, dan menciptakan stabilitas di tingkat regionalnya.

Sebagai negara pelopor Asean, sudah tentu Indonesia harus bersikap aktif sebagai bagian keorganisasian ini. Sebagai contoh Indonesia sangat menekankan perdamaian di wilayah Asia Tenggara dan sangat menekankan untuk membantu tiap negara sekitar baik di wilayah Asia Tenggara ataupun negara yang bertetangga disekitar Asia Tenggara. 

Pendiri Gerakan Non-Blok


GNB adalah sebuah gerakan yang didirikan di Belgrade, 1961. Bertujuan untuk merangkul negara-negara yang tidak ingin terlibat dalam perang dingin antara Amerika Serikat dan Uni Soviet. GNB didirikan oleh 5 pendiri, salah satunya adalah Presiden pertama kita Ir. Soekarno yang mewakili Indonesia.

Baca juga : Penyebab dan Akibat Perang Dingin

Gerakan ini didirikan atas usulan Perdana Menteri India, Jawaharlal Nehru pada tahun 1954. GNB lahir sebagai hasil dari sebuah Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika yang diselenggarakan di Bandung pada tahun 1955. Pemilihan Bandung sebagai tuan rumah KTT Asia-Afrika, tidak lepas dari peran Ir. Soekarno yang dengan semangat berapi-apinya mengusulkan Bandung sebagai tuan rumah. 

Misi Perdamaian Pasukan Garuda


Sudah hal wajar jika militer Indonesia merupakan salah satu yang terbaik dari yang terbaik. Hal ini sudah teruji selama puluhan tahun sejak Indonesia merdeka pada tahun 1945. Militer Indonesia merupakan salah satu militer yang paling ditakuti di dunia karena kemampuannya dalam menuntas aksi terorisme, perang radikal, dan perang saudara. 

Untuk itu peran militer Indonesia sangat dibutuhkan oleh dunia internasional dan PBB, terutama bagi negara-negara yang sering terjadi perang saudara seperti di wilayah timur tengah. Bertugas sejak tahun 1957, Pasukan Garuda Indonesia terus mengirim misi perdamaian yang tersebar di beberapa wilayah. Bahkan hingga tahun 2018, Indonesia telah mengirim puluhan Pasukan Garuda yang terdiri dari Pasukan Garuda VIII-XXVII. 

Misi Kemanusiaan


Menjadi salah satu negara besar yang ada di dunia, membuat Indonesia mengemban misi penting yang harus dilaksanakan dalam upayanya membantu masalah kemanusiaan yang terjadi di beberapa negara. Indonesia bersedia untuk membantu dalam hal pangan, obat-obatan, dan kebutuhan lainnya yang menyangkut kemanusiaan.

Sebagai contoh, Indonesia bersedia untuk membantu para pengungsi Rohingya (Myanmar) yang dievakuasi ke wilayah Indonesia. Tidak hanya membantu pengungsi yang berada di wilayah Indonesia, pengungsi Rohingya di negara sekitar Myanmar pun turut menjadi perhatian Indonesia untuk mengirim misi kemanusiannya melalui jalur laut. Seperti yang terjadi pada tanggal 24 Januari 2018, Indonesia mengirim 12 jenis bantuan seperti obat-obat, peralatan sekolah, lampu darurat, dll untuk para pengungsi Rohingya yang ada di Bangladesh.

Tidak hanya itu, Indonesia juga berperan aktif dalam membantu misi kemanusiaan untuk Palestina. Indonesia secara rutin terus mengirimkan bantuan kepada negara Palestina yang setiap tahunnya kedaimaiannya selalu saja terusik oleh Israel. Sebagai contoh pada tahun 2014, Indonesia secara resmi mendirikan rumah sakit yang diberi nama Rumah Sakit Indonesia. RSI ini terletak di Gaza dan siap menampung para warga negara Palestina yang membutuhkan bantuan medis.

Itulah beberapa peran Indonesia di dunia Internasional. Semoga Indonesia dapat terus membantu berbagai misi-misi yang bertujuan untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik. 

Tugas kita sebagai warga negara yang baik tentunya harus mendukung segala upaya yang dilakukan Indonesia, serta berperan aktif dalam menciptakan dukungan melalui kegiatan sosial pendukung bantuan Indonesia kepada negara-negara yang membutuhkan. Bagi warga negara yang tidak dapat berperan langsung dalam membantu Indonesia, dapat turut serta mendukung melalui Media Sosial. Sampai Jumpa !

0 comments