Istilah Tirai Besi yang dipopulerkan oleh Winston Churchill

Istilah Tirai Besi yang dipopulerkan oleh Winston Churchill. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas sebuah istilah yang kerap kali digunakan di era pasca Perang Dunia 2. "Tirai Besi" merupakan sebuat kata yang sangat erat kaitannya dengan batas yang membagi kekuatan dua negara Adidaya saat itu, AS dan Soviet. Langsung saja sedikit akan saya jelaskan hubungan antara Tirai Besi dan W. Churchill.

Sebelum kita bahas lebih jauh tentang Tirai Besi ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu siapa itu Winston Churchill ?

Winston Churchill

Sir Winston Leonard Spencer Churchill (lahir di Oxfordshire, Inggris, 30 November 1874) adalah seorang tokoh politik dan pengarang terkenal dari Inggris yang paling dikenal sebagai Perdana Menteri Britania Raya saat Perang Dunia Kedua melanda seluruh umat manusia.

Ia bersama Franklin D. Roosevelt (AS) dan Joseph Stalin (Soviet) sangat berperan dalam kemenangan sekutu melawan Nazi Jerman dkk. Semasa perang, Churchill dikenal sebagai ahli strategi, seorang diplomat, dan politisi terkemuka yang berasal dari Inggris.

Berkat kelebihan yang Ia miliki, Winston sukses menjadi salah satu tokoh Inggris yang paling berpengaruh di Dunia. Sehingga di tahun 1953 Churchill dianugerahkan penghargaan Nobel di bidang literatur karena sumbangsinya atas buku-buku karangannya yang berisi tentang bahasa Ingris dan sejarah dunia. 

Pengenalan istilah Tirai Besi

Dalam sebuah pidato di tahun 1945 yang dilakukan oleh Winston Churchill dan disiarkan oleh media di seluruh bagian dunia yang berbahasa Inggris, Ia pernah berkata "Sebuah tirai besi telah dibentangkan sepanjang benua". Kalimat ini yang kemudian mempopulerkan istilah Tirai Besi yang akan menggambarkan terbelahnya kekuatan di Eropa dan dunia menjadi dua kubu. Saat menyampaikan pidato ini, W. Churchill sedang bertindak sebagai pemimpin oposisi di parlemen setelah Partai Konservatif yang dipimpinnya kalah dalam pemilu pada tahun 1945.

Jika sebelumnya Churchill sukses memprediksi bahwa di tahun 1930-an akan muncul bahaya fasisme, maka di saat itu Ia sukses memprediksi secara jitu mengenai ancaman bahaya komunisme. 

Churchill tidak hanya tepat dalam memprediksi bahaya komunisme, namun juga mampu menerka ambisi totalitarianisme dan keefektifan metode-metode subversifnya. Visi globalnya melihat perlunya Amerika Serikat untuk terjun langsung dalam perebutan pengaruh antara kedua kubu di Asia, Eropa, dan berbagai kawasan lain, dan karena alasan itu pula Ia memilih suatu tempat di kawasan Midwest AS guna menyampaikan pidatonya ini.


Bahaya Komunisme

Dalam pidatonya tersebut Ia memberikan penjelasan politik imajinatif, yang berisi uraian langkah-langkah yang harus dilakukan dalam mengatasi bahaya dan ancaman komunisme.
Sebagai seorang tokoh progresif-sosial, Churchill menganjurkan konsepsi negara kesejahteraan dan peran aktif pemerintah guna melindungi setiap individu dan keluarga dari tekanan kebutuhan dasar, khusunya pangan. Karena jika hal ini terlaksana maka Demokrasi akan membuktikan keunggulannya dibandingkan dengan komunisme. 

Eropa Serikat

Tahun 1946, Churchill meyakini bahwa pulihnya Kerajaan Inggris akan memberikan dampak yaitu kembali menguasai dunia, meskipun satu demi satu wilayah jajahannya sudah memerdekakan diri. Churchill sendiri tidak dapat menerima kenyataan bahwa Inggris bukan lagi sebuah negara Adidaya yang bisa melakukan semuanya dengan sendirian.

Namun Churhcill menyadari bahwa di dunia ini terdapat hal-hal lain yang lebih penting dibandingan sekedar negara-bangsa. Bertolak dari pemahaman itu, Churchill ikut giat mempersiapkan suatu tatanan baru guna mengatur dunia melalui organisasi-organisasi internasional yang prinsipnya lebih luas daripada sekedar kewarganegaraan ataupun kedaulatan negara.

Ketika Perancis jatuh ketangan Nazi Jerman di bulan Mei 1940, Churchill mengusulkan diciptakannya kewarganegaraan ganda Inggris-Perancis, yang kemudian idenya ini Ia kemas lagi dalam mengusulkan kewarganegaraan ganda Inggris-AS.

Bahkan ketika berpidato di Zurich, Swiss, bulan September 1945, Churchill mengusulkan dibentuknya suatu federasi seperti Eropa Serikat, meskipun dalam bayangannya Inggris dan negara jajahannya tetap berdiri dalam suatu entitas tersendiri yang nantinya akan mendampingin Eropa Serikat.
Merah (Pakta Warsawa Uni Soviet) dan Biru (NATO sekutu)
Menurut Churchill, pendirian federasi Eropa Serikat ini mengedepankan kepentingan keamanan yang akan mengimbangi kekuatan Uni Soviet. Dan sebagai cara untuk mecegah serta mengatasi pengaruh komunisme di wilayah Eropa. Sejak awal kiprahnya, Winston Churchill merupakan tokoh visioner sekaligus seorang realis yang pantas dianggap sebagai tokoh penting dalam satu abad terakhir.

Referensi :
In Our Time Pidato-pidato yang membentuk dunia modern, Hywell Williams.
Wikipedia.

Kurang lebihnya seperti itulah asal usul penyebutan Tirai Besi yang umum kita dengar. Walaupun sejak runtuhnya Uni Soviet dan berakhirnya era Komunis di Eropa Timur, kita masih saja sering mendengar kata tersebut yang menggambarkan bahwa dahulu dunia pernah terbelah menjadi dua ideologi dan kekuatan besar, ditandai dengan Perang Dingin. 
Jangan lupa bagikan artikel ini jika menurut kalian dapat memberi informasi bagi orang banyak. 

0 comments