Kronologi Penyebab Perang Dunia 1

Kronologi Penyebab Perang Dunia 1. Apakah kalian mengetahui Perang Dunia I ? Semua mungkin secara kompak menjawab Ya. Apakah kalian mengetahui alur sejarah dari Perang Dunia I ? Mungkin sebagian dari kalian ada yang mengetahui ada juga yang belum mengetahuinya.

Seperti yang telah kita ketahui bahwa penyebab PD I adalah terbunuhnya Pangeran Austria bernama Franz Ferdinand oleh seorang pemuda kaum pro-nasionalis Serbia.

Namun jangan jadikan fakta pembunuhan tersebut sebagai awal dari dimulainya PD I. Saya akan menceritakan terlebih dahulu konflik yang muncul sebelum kasus pembunuhan Pangeran Austria yang memicu pecahnya PD I.
Penyebab Perang Dunia Pertama, Situs Buntu Pengetahuan, situs buntu, sibun
Pertama akan saya mulai dari negara Jerman sebagai pemain utama dari bermulanya konflik dan PD I ini.

Prinsip awal kebijakan luar negeri Jerman


Di  Eropa pada tahun 1871, Prussia (Jerman dimasa lampau) baru saja mengalahkan Perancis dalam perang Franco-Prussia (1870-1871). Tentu perang ini melibatkan dua kekuatan besar di daratan Eropa pada masa itu, yaitu Prussia dan Perancis.

Setelah memenangkan perang Franco-Prussia, kemudian Prussia mendirikan Kekaisaran Jerman dengan Kaiser Wilhelm I sebagai pemimpin dan Otto Von Bismarck sebagai perdana menterinya. 

Asal kalian ketahui bahwa Otto Von Bismarck merupakan seorang diplomat ulung. Ia dengan kejeniusannya berhasil menciptakan kestabilan politik untuk Jerman di kawasan Eropa. Dalam menjalankan kebijakan luar negerinya, Bismarck memiliki 4 point yang dijadikan prinsip dasarnya untuk kebijakan Jerman :
  1. Mengisolasi Perancis
  2. Bersekutu dengan Austria-Hongaria
  3. Menjalin hubungan dengan Russia
  4. Jangan mencari masalah dengan Inggris

Dalam memenuhi 4 point tersebut Bismarck selalu bekerja keras dengan percaya bahwa stabilitas politik Jerman akan terjaga.
Perang Dunia I, PD I, The First World War, Triple Alliance, Triple Entete
Otto Von Bismarck
Sebagai perdana menteri Bismarck tidak menginginkan perluasan wilayah Jerman, karena menurutnya Jerman sudah memiliki wilayah yang dibutuhkannya.

Puncak dari kejeniusan Bismarck terjadi di tahun 1873 yaitu Bismarck berhasil menciptakan "Persekutuan Tiga Kaisar". Persekutuan tersebut terdiri dari Jerman, Austria-Hongaria, dan Russia. Bismarck pun selalu berhati-hati dalam menjalin hubungan dengan Inggris.

Kemudian diperiode tahun 1880an, kerja keras Bismarck membuahkan hasil dimana Perancis saat itu terisolasi total. Dan Jerman menjadi negara terkuat di Eropa bersama Austria-Hongaria dan Russia.

Keberhasilan Bismarck membuat Jerman menjadi negara penengah diantara negara-negara Eropa lainnya. 4 point Bismarck berjalan sangat sesuai rencana, namun perdamaian saat itu bukanlah perdamaian yang abadi.

Masalah timbul dari internal Jerman


Seiring hubungan antara Austria dan Russia yang semakin memanas, Jerman pun akhirnya mencari jalan aman dengan memutuskan bahwa Jerman tidak akan menghalangi Soviet untuk melawan Austria-Hongaria. Melalui perjanjian perdamaian diantara Jerman-Russia yang dicetuskan oleh Bismarck akhirnya hubungan Jerman-Russia dapat terjalin damai. 

Untuk mengantisipasi pecahnya persekutuan antara Jerman, Austria-Hongaria, dan Russia. Jerman kemudian menggandeng Italia sebagai kawan baru untuk membentuk Persekutuan Tiga Kaisar yang baru.

Di era Wilhelm I menjabat sebagai Kaiser Jerman, Ia lebih suka menyerahkan segala urusan kepada Otto Von Bismarck. Namun setelah Wilhelm I wafat pada 9 Maret 1888, Kaiser Jerman berganti kepada putranya yang bernama Friedrich III yang memiliki jiwa demokratis yang tinggi.

Setelah memimpin Jerman dalam rentan waktu 99 hari, Friedrich III wafat pada 15 Juni 1888. Kepemimpinan Jerman sekali lagi berganti kepada anak dari Friedrich III yaitu Wilhelm II.
Perang Dunia I, PD I, The First World War, Triple Alliance, Triple Entete
Kaiser Wilhelm II By Frontline Trenches
Berbeda dengan dua Kaiser Jerman sebelumnya, Wilhelm II memiliki ambisi yang besar dalam memiliterisasi seluruh armada tempur Jerman.

Bismarck yang menyukai dan selalu berusaha untuk mewujudkan Perdamaian mulai dianggap sebagai penghalang bagi Wilhelm II untuk mewujudkan ambisi besarnya itu.

Perlahan-lahan Wilhelm II berhasil mengurangi pengaruh Bismarck dalam pemerintahan dengan menunjuk penasihat-penasihat yang memiliki ambisi sama seperti Wilhelm II.

Hal ini kemudian yang memicu kejatuhan kestablian politik Jerman, karena selama ini Jerman terus mengedepankan perdamaian dibawah arahan Bismarck.

Namun dibawah Kaiser Wilhelm II Jerman mulai membangun beberapa pangkalan armada tempurnya di beberapa daerah yang kemudian memicu negara-negara di Eropa untuk meningkatkan kekuatan armada tempurnya masing-masing.

Hingga akhirnya di tahun 1890 Bismarck mengundurkan diri dari jabatannya. Sehingga ambisi Wilhelm II sudah dapat dipastikan akan terwujud. Pada tahun 1893 usai Bismarck mengundurkan diri, Ia pernah berkata :

Dua puluh tahun dari sekarang akan terjadi perang hebat yang akan melibatkan seluruh Eropa akibat dari kebodohan negara-negara di daerah Balkan

Munculnya Triple Alliance dan Triple Entete


Russia menemui Jerman di tahun 1890 untuk memperpanjang perjanjian perdamaian (reasuransi) yang sebelumnya dicetuskan oleh Bismarck. Namun Wilhelm II menolak dengan alasan bahwa Jerman akan melebarkan pengaruhnya ke daerah Timur Tengah, yang saat itu Russia pun memiliki rencana yang sama.

Beberapa kebijakan Wilhelm II yang menjadi ancaman untuk Russia diantaranya pembangunan rel kereta Berlin-Turki. Russia pun mulai merasa terancam dan terkepung atas kebijakan Jerman ini.

Kemudian Russia mencoba mencari cara untuk mengatasi kepungan yang dibuat oleh Jerman. Di tahun 1894 Russia akhirnya berhasil menggandeng Perancis untuk bersatu mengantisipasi kebijakan Jerman. 

Pada tahun 1898 pembangunan armada laut oleh Jerman mulai dilakukan, kebijakan ini sekali lagi melanggar point keempat dari 4 point yang dipegang oleh Bismarck yaitu "Jangan mencari masalah dengan Inggris".

Inggris yang merasa terancam kemudian ikut melakukan peningkatan armada laut yang dimilikinya sehingga hubungan antara Jerman-Inggris sekali lagi memanas.

Wilhelm II berasumsi bahwa Inggris tidak akan mungkin menyerang Jerman atau beraliansi dengan Perancis  karena saat itu Inggris masih berselisih dengan Perancis terhadap tanah jajahan di Asia dan Afrika.

Pada kenyataannya asumsi Wilhelm II meleset kemudian pada tahun 1904 Inggris akhirnya sepakat dengan Perancis mengenai perbatasan-perbatasan jajahan mereka di Asia dan Afrika. 
Perang Dunia I, PD I, The First World War, Triple Alliance, Triple Entete
Peta Kekuatan 2 Aliansi di Eropa By Frontline Trenches
Sehingga saat itu muncul Triple Entete yang terdiri dari Inggris, Perancis, dan Russia. Dan satu lagi Triple Alliance yang terdiri dari Jerman, Austria-Hongaria, dan Italia. Terbentuklah peta kekuatan baru di Eropa yang menjadi awal dari kekuatan Perang Dunia I.

Perang Balkan dan Penembakan Pangeran Austria


Saat itu Bismarck pernah berkata bahwa perang besar akan muncul dari negara di kawasan Balkan. Dan terjadilah perkataan Bismarck itu, diantaranya : Perang Balkan I (Oktober 1912 - Mei 1913) melibatkan Turki melawan seluruh negara Balkan.

Dan Perang Balkan II (Juni 1913 - Agustus 1913) melibatkan Bulgaria melawan Turki ditambah seluruh negara Balkan.

Ditengah memanasnya keadaan politik dan militer di kawasan Balkan, Serbia saat itu berambisi menyatukan sebagian dari bangsa Slavia. Dengan mendirikan Yugoslavia yang terdiri dari gabungan Serbia, Kosovo, Slovenia, Croatia, Bosnia, dan Makedonia. 

Namun rencana ini terancam gagal karena sebelumnya di tahun 1909 Austria-Hongaria berhasil menduduki Bosnia-Herzegovina.

Kelicikan Serbia untuk mewujudkan terbentuknya Yugoslavia akhirnya memicu perang yang lebih besar ketika Pangeran Austria Franz Ferdinand yang saat itu hendak berkunjung ke Sarajevo (ibukota Bosnia) ditembak hingga tewas oleh pemuda Nasionalis Serbia dan anggota Black Hand.

Penembakan ini dilakukan dengan menggunakan pistol dari jarak dekat kepada Franz dan istrinya. Hal ini langsung saja membuat seluruh Eropa gempar dan kaget. Bagaimana mungkin seorang Pangeran Austria dibunuh oleh pemuda Serbia di negara Bosnia-Herzegovina.
Perang Dunia I, PD I, The First World War, Triple Alliance, Triple Entete
Pangeran Franz Ferdinand By Frontline Trenches
Austria yang mengetahui kejadian ini langsung saja mengajukan ultimatum yang terdiri dari 10 tuntutan terhadap Serbia.

Di pihak Serbia, Serbia menyanggupi 9 dari 10 tuntutan yang diajukan oleh Austria. Satu tuntuan yang tidak dapat dipenuhi oleh Serbia adalah point keenam yaitu Mengadili semua orang yang diduga terlibat pembunuhan putra mahkota dibawah pengawasan perwakilan Austria-Hongaria.

Dimulainya Perang Dunia I


Russia yang saat itu merupakan induk sekutu dari Serbia melakukan dukungan terhadap Serbia untuk melakukan penolakan terhadap 10 tuntutan yang diajukan Austria.

Akhirnya Serbia bersikap non-kooperatif terhadap 10 tuntutan tersebut dan di waktu yang berdekatan pada 28 Juli 1914 Austria-Hongaria menyatakan perang terhadap Serbia.

Pada tanggal 29 Juli 2014 Russia menyatakan dukungan penuh terhadap Serbia. Sementara itu dipihak Jerman, Kaiser Wilhelm II mulai kewalahan dan panik atas penyataan perang yang terjadi diantara Austria-Hongaria dengan Serbia.

Karena dengan adanya perang ini mau tidak mau akan melibatkan Jerman untuk ikut dalam perang Austria dengan Serbia. Dan akan melibatkan perang antara Triple Alliance dan Triple Entete.

Dengan ini dimulailah Perang Dunia I yang melibatkan negara-negara di kawasan Eropa. Kira-kira seperti itulah kronologi yang mengakibatkan PD I, jadi dibalik terbunuhnya Pangeran Franz Ferdinand terdapat sebuah konflik rumit yang menyelimutinya.

Referensi Gambar : 
http://www.frontlinetrenches.com/2017/07/reaching-origins-world-war-i.html

Untuk terus mengikuti kelanjutan dari jalannya Perang Dunia I dan update artikel lainnya, kunjungi terus Situs Buntu dimana kalian akan mendapatkan informasi yang terkadang sulit untuk dimengerti. hehehe

Kata Kunci : Perang Dunia I, PD I, The First World War, Triple Alliance, Triple Entete

2 comments